Jumat, 30 Januari 2009

Harga Minyak 2009 Diprediksi Turun

Harga Minyak 2009 Diprediksi Turun

Saxo Bank of America (30/12/08):

Harga minyak akan turun sampai dengan $25 per barel. Krisis ekonomi yang berkelanjutan akan menurukan permintaan dunia terhadap minyak mentah. Sementara usaha-usaha para anggota OPEC untuk memangkas volume produksi terhambat oleh ketidaksepakatan para negara-negara penghasil minyak itu sendiri. Dengan diturunkannya volume produksi diharapkan bisa mendongkrak harga minyak tersebut, tetapi usaha ini gagal karena banyak negara-negara penghasil minyak lainnya tidak menyepakati rencana ini.

Revolusi Iran dapat terjadi. Minyak merupakan satu-satunya andalan Iran. Dengan jatuhnya harga Minyak, maka pemerintah Iran tidak mampu menyediakan kebutuhan dasar rakyatnya. Hal ini bisa menyebabkan keresahan rakyat Iran.

Hasil Riset Merrill Lynch

Seperti dikutip Reuters, Minggu (7/12/08):

Kejatuhan sementara harga minyak hingga di bawah US$ 25 per barel sangat mungkin terjadi, terutama jika China ikut terkena resesi global.

Riset tersebut mengatakan penurunan harga minyak dunia bakal terus terjadi sepanjang triwulan I-2009 hingga menemukan titik jenuh memasuki triwulan II-2009. Namun riset Merrill Lynch memproyeksikan harga minyak dunia bakal kembali bergerak naik pada semester II-2009. Seiring dengan menguatnya aktifitas ekonomi dunia pada semester II-2009, harga minyak akan berangsur-angsur pulih dan bergerak naik.

Hot Topic: Stop Dreaming Start Action!

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP